ga tau judulnya

Semalam aku menulis namamu dalam sebuah surat cinta, bukan surat cinta namun catatan-catatan tak berharga yang di dalamnya ada hamparan rindu. Kala aku mulai membaca tulisanku sendiri, terasa kau semakin dekat dan menatapku. Ini bayangmu, dalam harapku kau terus lahir dari imajinasi-imajinasiku. Bayangmu telah menguasai setiap sudut pikiranku.

Ketika malam itu kembali datang, mengundang rindu memancing sepi pada gelapnya malam yang satupun bintang tak memberi cahayanya. Benar bahwa malam ini, malam yang luka dengan hampran bintang bersembunyi dengan hebatnya di balik awan malam itu. Kukalahkan rasa ketakutanku melihat keadaanku sendiri, mungkinkah kau disana tengah merasa sedih, hingga aku seperti mendapat firasat buruk dengan keadaanmu. Atau aku yang selalu salah mengartikan hadirmu. Kuharap bersamanya kau masih berdamai dengan hatimu. Dari jauh aku terus mendoakanmu agar tuhan tetap memberimu cinta yang indah,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s